Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tidak berencana menyelenggarakan pertunjukan kembang api di tempat wisata resmi selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Sebagai alternatif, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul berencana mengadakan pesta kembang api di sekitar Alun-alun Gunungkidul. Meski demikian, beberapa tempat wisata yang dikelola secara swasta di daerah tersebut berencana untuk menyelenggarakan pesta kembang api dengan harapan menarik lebih banyak wisatawan.
Saat ini, Pemkab Gunungkidul sedang melakukan inventarisasi untuk mengetahui tempat wisata mana yang berencana mengadakan pesta kembang api.
“Kami sedang mencatat tempat wisata yang dikelola swasta untuk mengetahui berapa banyak yang akan mengadakan pesta kembang api pada malam pergantian tahun,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Oneng Windu Wardana.
Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pengunjung selama liburan Nataru 2024. Selain itu, pihak berwenang juga telah menyiapkan surat edaran kepada pengelola destinasi wisata untuk mematuhi standar operasional prosedur (SOP) demi menjaga kenyamanan dan keselamatan pengunjung selama perayaan tahun baru.
“Oneng Windu menyebutkan target kunjungan sekitar 139.935 pengunjung pada periode tersebut,” tambahnya.
Windu menjelaskan bahwa mereka telah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan, TNI/Polri, Dinas Kesehatan, dan Satlinmas Rescue Istimewa, untuk memastikan kelancaran penyambutan wisatawan. Sebanyak 272 petugas akan dipersiapkan dari tanggal 23 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024.
“Harapannya adalah agar para pengunjung dapat merayakan libur Nataru dengan aman dan nyaman,” ungkap Windu.
Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, menambahkan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan personel yang mencukupi untuk mengamankan arus wisatawan dan masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman selama libur Nataru.






